Yuddy Krisnandi: Sebaiknya Hanura Merapat ke PDIP

106

PIJAKAN. COM – Ketua DPP Hanura Yuddy Krisnandi mengatakan, partainya belum membuat keputusan ke arah mana akan berkoalisi atau memberikan dukungan pada salah satu capres. Menurut dia, Hanura akan menentukan keputusan itu pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), Selasa (6/5).

“Format agenda ke depan Hanura masih menghitung-hitung dengan siapa akan koalisi dan akan mempertimbangkan dengan seksama DPP, DPD, pada Rapimnas,” kata dia, dalam acara diskusi di Cikini, Ahad (4/5). Yuddy memang membenarkan Ketua Umum DPP Hanura Wiranto sudah melakukan komunikasi politik dengan capres partai lain. Seperti Joko Widodo (Jokowi), Prabowo Subianto, dan Aburizal Bakrie. Selain itu, ia mengatakan, komunikasi pun dilakukan dengan elite partai lain. Namun, ia mengatakan, langkah itu baru merupakan penjajakan untuk mendapat gambaran dalam menentukan arah dukungan.

Secara pribadi, Yuddy sudah mempunyai pilihan. Ia menilai Hanura harus terlibat dalam pemerintahan. Karena itu, ia mengatakan, Hanura harus bergabung dengan partai yang kuat dan memiliki calon presiden yang berpeluang untuk menang dalam Pilpres. Ia melihat itu pada PDIP yang mengusung Jokowi. “Saya menyarankan agar berkoalisi dengan PDIP untuk mendukung Jokowi,” kata dia.

Baca juga:  Prabowo : Sumber daya alam Indonesia banyak dikuasai asing

Calon pendamping Jokowi pun menjadi pertimbangan. Banyak nama yang muncul. Namun, Yuddy melihat potensi itu ada pada politisi senior Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) untuk menjadi cawapres Jokowi. Apabila Jokowi berpasangan dengan JK, menurut dia, Hanura bisa lebih kuat memberikan dukungan. “Ada sisi historis di situ,” ujar dia.

Namun, Yuddy mengatakan, itu hanya pendapat pribadinya. Hanura akan membuat keputusan resmi pada Rapimnas. Yuddy mengatakan, saat ini pun baru hanya ada satu koalisi yang jelas, yakni PDIP-NasDem. “Yang lain baru rencana penjajakan, mencari chemistry, baru komunikasi politik. Belum ada satu kekuatan koalisi lain yang formal dan nyata sampai detik ini selain PDIP-NasDem,” kata dia.

SHARE

Kirim Komentar