Relawan Blusukan bertajuk Talk Psikologi dan Mata Nada

147

Jakarta – Pada putaran pertama PILKADA 2017 khususnya Pilgub DKI Jakarta beberapa relawan yang terwadahi dalam Rumah Pendopo melakukan kegiatan blusukan ke akar rumput diwilayah perkampungan warga yang tersebar diseluruh penjuru Jakarta. Kegiatan blusukan ini terdiri dari dua macam versi, yang keduanya secara substansi sama. Program dengan PIC Nada Alichiah ini diberi label dengan nama Talk Psychology dan Mata Nada. Untuk Mata Nada yang sekilas mirip dengan program disalah satu stasiun TV swasta menurut Tentri Ajeng selaku relawan pendopo agar kegiatan ini terdengar familiar dikalangan masyarakat. Kemudian nama yang kebetulan hampir mirip diantara kedua moderator sehingga akan semakin menarik program kami ini”, ungkap Tentri Ajeng.

Talk psychology dan Mata Nada merupakan program para relawan Anies Sandi yang turun ke lapangan berbaur serta bersosialisasi langsung bersama warga DKI Jakarta. Pesan yang dibawa program ini kepada warga yang ada di grass root adalah sosialisasi janji kerja Anies Sandi serta menguatkan pilihan masyarakat DKI kepada pasangan Anies Sandi. 

Program ini berupa diskusi, sharing dan sosialisasi janji kerja Anies Sandi yang bersifat tematik pada tiap sesinya dan lebih berorientasi pada tema-tema sensitif warga Ibu Kota yang dibahas dan dianalisis melalui pendekatan psychology. Selain itu pada tiap sesinya talk psychology dan mata Nada selalu menghadirkan dewan pakar dari tim pemenangan Anies Sandi. Namun dari total 17 Dewan Pakar hanya tujuh orang yang massiv untuk turun gunung diantaranya Reiza Patters, Adnan Pandu Praja, Indra Uno, Indra Jaya Pillinang, Irvan Pulungan, Slamet JRMK, dan Chozin Amrullah.

Baca juga:  PDIP Siapkan Kader untuk Lindungi Dolly

Sementara itu tim terdiri dari para relawan dari pendopo I, II, III, IV, Sohib Anies Sandi, Jakarta Maju Bersama, GEMAS, Sejuk, Relasi, Rasa, Kartini Gerbang Jakarta, dan Abdi Rakyat bersinergi dibawah PIC seorang Wanita cerdas bergelar Magister Psychology Nada Alichiah Hasan.

Dalam PILKADA DKI putaran I kemarin, total Talk Psychology dan Mata Nada telah blusukan ke 24 titik.  Mulai dari rumah Pendopo  Panglima Polim IX, Pendopo II Harmoni, Warakas, Tanjung Priuk, Duri Kosambi, Kebon Manggis, Rawa Bebek, Rusun Pesakih, Kota Bambu Utara, Ringroad Jakarta Barat, Kembangan Utara, Kramat Senen, Jati Pulo, rumah tuna netra Joglo, Lubang Buaya, Tegal Alur, Kembangan Selatan, Meruya Utara, Rajawati, Cidodol, Kebon Nanas, dan terakhir dibawah Fly Over Tol Penjaringan. Dan untuk waktu pelaksanaannya dimulai dari tanggal 9 Desember 2016 sampai terakhir 10 Februari 2017 dengan variasi waktu menyesuaikan situasi dan kondisi.

Setelah melalui satu putaran “Alhamdulillah sebagian besar daerah yang pernah dikunjungi tim memperoleh kemenangan untuk paslon nomor urut 3”, ungkap PIC Program Nada. “suksesnya program Talk Psychology dan Mata Nada ini tak lepas dari kerja keras para relawan yang bersinergi serta kepiawaian dewan pakar dalam melihat dan merasionalisasikan 23 janji kerja Anies Sandi”, tambah Nada yang juga seorang konselor muda.

Untuk kedepannya melihat track record dari Talk Psychology dan Mata Nada diputaran pertama yang dapat dikatakan sukses, diputaran kedua ini juga akan dilanjutkan program serupa.

Kirim Komentar