Muhammadiyah Dukung PDIP, Jika Duet Prabowo-Hatta

105

PIJAKAN. COM.- Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Baskara mengatakan massa Muhammadiyah cukup rasional dalam menentukan pilihan. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yakin merapatnya Partai Amanat Nasional ke Partai Gerakan Indonesia Raya tidak akan mengikis perolehan suara partai tersebut di antara massa Muhammadiyah.
“Dengan menjadikan PDIP sebagai partai yang rahmatan lil alamin atau menjadi rahmat bagi bangsa, kami yakin akan banyak mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk dukungan dari warga Muhammadiyah,” katanya pada Tempo di Jakarta, Senin, 28 April 2014.

Menurut dia, PDI Perjuangan percaya bahwa Muhammadiyah sudah teruji selalu rasional dalam memutuskan sikap politik mereka, terlepas bahwa PAN sudah menjatuhkan pilihan pada Gerindra. “Kami percaya bahwa Muhammadiyah adalah organisasi yang sangat rasional dalam memutuskan sikap dan pilihan politik. Muhammadiyah adalah salah satu ormas Islam besar di Indonesia,” katanya.

Baca juga:  Jokowi-JK Klarifikasi Harta Kekayaan di KPK

Ahmad mengatakan alasan dari optimisme itu adalah karena hubungan PDI Perjuangan dan Muhammadiyah sudah lama terjalin dengan baik. Menurut dia, hubungan baik dalam hal ideologis yang terjalin akan lebih kuat daripada hubungan politik.

“Tanpa ada urusan pilpres, sebetulnya PDIP senantiasa menjaga hubungan baik dengan Muhammadiyah. Kami yakin hubungan ideologis seperti itu akan lebih langgeng daripada sekadar hubungan politik praktis yang kadang kadang menjadi bersifat transaksional,” ujar Ahmad.
Dia menegaskan lagi bahwa menghormati keputusan PAN dan Hatta Rajasa untuk berkoalisi dengan Prabowo Subianto karena itu merupakan hak politik mereka. 

SHARE

Kirim Komentar