Menperin : Negosiasi Gagal Siap Hadapi Freeport ke Arbitrase

97

PIJAKAN. COM. –  Menperin siap hadapi langkah PT Freport Indonesia yang menyeret Indonesia ke pengadilan arbitrase. “Nanti dihadapi oleh pemerintah, mau bagaimana lagi,” ujar Hidayat seusai acara RUU Pertanahan di Jakarta.

” Freeport mengambil langkah arbitrase dikarenakan tidak diberi kelonggaran bea keluar oleh Kementerian Keuangan”. Ujarnya. dengan demikian langkah untuk menghadapi di meja Hijau sudah disiapakan. “Sebetulnya dia menegosiasi dengan cara dia, mau membayar uang jaminan. Sebetulnya dengan bayar uang jaminan itu kan secara implisit dia menjamin bahwa dia serius bangun,” jelasnya.

Bahkan, Hidayat tidak mengetahui alasan kenapa Freeport membangun smelter sangat lambat. ” Menunggu keptusan kemenkeu untuk bea keluar yg sebetulnya itu prinsip yang disetujui tapi saya nggak tahu apa yang buat prosesnya jadi lambat khusus untuk Freeport,” katanya.

Baca juga:  Impor Jeroan Harga Daging Masih Mahal

Kemenperin juga menegasikan tidak akan memberikan kelonggaran bea keluar kepada Freeport serta akan mendesak Freeport untuk membangun smelter. “Kan itu dikasih masa transisi, tapi nggak ada yang mulai. Makanya pemerintah bersikap keras,” tuturnya

SHARE

Kirim Komentar