Masih Mengeluarkan Dentuman, Merapi Status Waspada

114

PIJAKAN. COM. – Subandriyo, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi Yogyakarta mengatakan, intensitas dentuman di Gunung Merapi menurun setelah statusnya di naikkan dari Normal menjadi Waspada pada 29 April 2014.

“Suara dentuman masih terdengar, hanya skalanya menurun sejak kita tetapkan menjadi waspada dari normal dulu,” katanya (dilansir dari Okezone, Senin 5/5).

Dengan demikian dia menegaskan, suara dentuman paling banyak terjadi pada 29 dan 30 April 2014. Selanjutnya, frekuensi dentuman selanjtunya menurun. Dia menambahkan, visual puncak Merapi melalui CCTV Pasarbubrah cenderung cerah hari ini dan tampak awan menyelimuti puncak. “Visual puncak melalui CCTV Pasarbubar cenderung cerah,” tambahnya.

Pihaknya mengimbau warga yang tinggal di lereng Merapi tetap waspada. Jangan sampai menimbulkan kepanikan meski mendengar suara dentuman. “Jangan khawatir dengan Merapi, tetap tenang, waspada, dan lakukan aktifitas biasa,” pungkasnya.

Baca juga:  Siaga, Gunung Slamet Masih Hujan Abu

“Mulai Minggu sore hingga pukul 06.37 WIB kemaren, terdengar suara dentuman dan gemuruh empat kali dari puncak. Tercatat terjadi guguran tujuh kali, tektonik tiga kali, dan low frekuensi empat kali,” paparnya.

SHARE

Kirim Komentar