Marwan kecewa dengan pernyataan Fahri Hamzah

103

PIJAKAN. COM. – Kicauan Wasekjen PKS Fahri Hamzah soal Hari Santri Nasional memicu kontroversi. Pernyataan Fahri diibaratkan tantangan perang untuk kalangan santri.

“Pernyataan Fahri ibarat tantangan perang terbuka kepada kiai, pesantren dan santri yang menyambut gembira janji Jokowi 1 Muharam sebagai Hari Santri,” kata Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK dari PKB Marwan Jafar kepada detikcom, Selasa (1/7/2014). Menurut Marwan, tidak ada satupun pihak yang mengingkari peran dan perjuangan santri dan pesantren sejak zaman merebut kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan maupun mengisi pembangunan. Pernyataan Fahri Hamzah (PKS) dinilai melecehkan peranan dan eksistensi santri maupun pesantren di seluruh penjuru tanah air.

“Kami meminta agar Fahri Hamzah menarik ucapan tersebut dan dalam waktu 1 x 24 jam ke depan, Fahri Hamzah harus meminta maaf kepada jutaan santri maupun Pak Jokowi sendiri,” tegas Marwan.

Baca juga:  Prabowo Deklarasi Cawapres

Marwan mengaku kecewa dengan pernyataan Fahri Hamzah yang merupakan anggota Tim sukses Prabowo-Hatta. Ketua Fraksi PKB DPR ini mengatakan publik kini bisa menilai mana capres yang bisa menghargai peranan dan eksistensi santri maupun pesantren. “Kami meminta agar semua tokoh dan elite di negeri ini untuk tidak mengeluarkan statemen yang berpotensi mengadu domba anak negeri seperti Fahri Hamzah. Jangan sampai kesantunan demokrasi di pilpres ini hilang gara-gara komentar nyinyir kaya Fahri Hamzah,” pungkasnya.

SHARE

Kirim Komentar