Kunjungan Kehormatan ke Indonesia: Pangeran Brunei bahas kerja sama pendidikan

141

Al-Muhtadee Billah Bolkiah Pangeran Brunei Darussalam sekaligus Putra Mahkota melakukan kunjungan kehormatan di Istana Merdeka, Jakarta. Kedatangannya tersebut disambut hangat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Saat menyambut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan ucapan selamat atas anugerah tanda kehormatan yang diberikan Kopassus berupa Brevet Kehormatan, sehari sebelumnya. SBY menyebutnya sebagai tanda persahabatan antara kedua negara tetangga.

“Saya ucapkan selamat atas penganugerahan tanda kehormatan. Hubungan kita sangat dekat, saya dengan Sri Paduka sangat dekat. Mudah-mudahan ini membawa barokah kedua bangsa, membawa hubungan bagi Brunei dan Indonesia. Di kesempatan yang baik, saya, ibu negara dan para menteri bisa menyambut, yang mulia putra mahkota, semuanya membawa peningkatan kerja sama. Saya ucapkan selamat datang,” ujar SBY saat menyambut Al-Muhtadee di Istana Merdeka, Senin (5/5).

Mendengar itu, Pangeran Brunei mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari SBY, Ani Yudhoyono dan beberapa menteri. Tak hanya itu, Al-Muhtadee juga menyampaikan titipan hangat dari ayahnya, Sri Baginda Sultan Hassanal Bolkiah.

Baca juga:  Habib Luthfi: Bahasa Indonesia Sebagai Simbol Bela Negara

“Saya sampaikan salam dari ayah saya. Kita punya relation lebih baik, dan yang lainnya juga. Defense (pertahanan) kita lebih akrab dan saling juga meneruskan, bukan hanya defense tapi education juga bisa ditingkatkan,” pintanya kepada SBY.

Mendapat salam tersebut, SBY membalasnya dengan menitipkan salam kehormatan kepada ayah Al-Muhtadee. SBY juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang bersama Brunei Darussalam.

“Saya setuju dengan pendapat yang mulai kerja sama kita tingkatkan di semua bidang, bukan hanya ekonomi tetapi juga pertahanan, dan juga pendidikan, setiap ke sana, ada ratusan ribu yang bekerja di Brunei,” tutup SBY.

SHARE

Kirim Komentar