Kampanye capres rusuh di Yogya, polisi tangkap pelaku perusakan

89

PIJAKAN. COM.- Kampanye yang berujung kerusuhan di Yogyakarta menyebabkan sejumlah rumah warga rusak dan beberapa kendaraan serta korban luka-luka. Setidaknya dari tujuh titik kerusuhan yang diidentifikasi oleh kepolisian, satu pelaku perusakan di Tegalrejo di depan hotel Zodiak telah diamankan petugas.

Pelaku perusakan ini berinisial SMC (31). Dia ditangkap oleh petugas ketika melarikan diri setelah melakukan perusakan.

Menurut Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pujiastuti, pelaku ditangkap bersama 13 kendaraan bermotor yang diduga milik pelaku. Dalam perusakan di depan Hotel Zodiak sedikitnya ada tiga mobil dipecah kaca depannya. “Dari kerusuhan tersebut kami sudah mengamankan satu pelaku yang di Tegalrejo depan hotel Zodiak, sampai sekarang masih dalam pemeriksaan. Ke-13 sepeda motor yang diamankan petugas juga masih kami periksa siapa pemiliknya,” kata Anny saat ditemui di ruangnya, Rabu (25/06).

Dari keseluruhan kerusuhan yang terjadi kemarin, pihak Polda mengidentifikasi ada tujuh titik kerusuhan, yaitu di Bantul sebanyak dua lokasi di Pandokan dan Kweni, di Kota Yogya sebanyak empat lokasi di Brontokusuman, Tegalrejo, Umbulharjo dan Ngabean dan di Sleman terjadi di satu lokasi yaitu di Gamping.

Baca juga:  Rugikan Jokowi-JK saat Aksi Penyerbuan TV One

Di Pandokan kerusuhan tidak menyebabkan kerusakan namun satu warga terlempar batu oleh massa kampanye yang menyebabkan memar di bagian perut. Sementara di Kweni tidak terdapat korban luka, namun empat rumah, dua sepeda motor, tiga mobil dan satu took mebel menjadi sasaran amukan massa kampanye. Di wilayah kota Yogya, bentrokan yang terjadi di Ngabean tidak menimbulkan kerusakan dan juga korban luka. Di Tegalrejo, satu rumah, satu sepeda motor RX king dan satu orang luka di bagian kepada akibat amukan massa. Tak jauh dari lokasi di Brontokusuman di depan Hotel Zodiak tiga mobil dirusak oleh massa. Sementara itu Mujamuju, Umbulharjo, satu rumah dan satu mobil rusak di bagian kaca karena dilempari dengan batu.

Sementara itu di Sleman, seorang warga mengalami luka bacokan pada tangannya saat berpapasan dengan rombongan massa kampanye di Jalan Goden, Gamping.

“Kalau total korban luka ada tiga. Di Bantul itu kena lempar batu, di kota ada satu juga karena lemparan batu, sementara yang di Gamping dibacok di bagian tangan,” kata Anny.

SHARE

Kirim Komentar