JK: Perampok Ada DiBailout Century

80

PIJAKAN. COM. – Jusuf Kalla mengaku baru menerima laporan dari mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan mantan Gubernur Bank Indonesia, Boediono, setelah empat hari dana talangan (bailou) dicairkan.
 
“Tanya kenapa Anda Gubernur BI keluarkan bailout apa yang salah? Pemiliknya m engambil dana dijawab Gubernur BI, terjadi kriminalisasi perbankan. Saya katakan ini perampokan,” ungkap JK saat bersaksi untuk mantan Deputi Gubernur BI Budi Mulya di Pengadilan Tipikor. JK menegaskan, bail out Bank Century sebagai bentuk kriminaliasasi. “Terjadi kriminalisasi pemiliknya, tidak mengatakan krisis tapi kriminalisasi,” tegasnya.
 
Perlu diketahui, laporan dari Menkeu dan Gubernur BI disampaikan ke JK pada 25 November 2008. Saat itu JK mempertanyakan langkah BI melakukan tindakan hukum terhadap Robert Tantular.
 
JK mengatan kalau perampokan terjadi kenapa tidak lapor polisi tangkap pemilik Bank Century Robert Tantular. Setelah mengetahui tidak ada tindak lanjut, JK langsung mengambil alih penanganan untuk tindakan hukum terhadap Robert Tantular dan meminta Kapolri yang saat itu dijabat Jenderal Bambang Hendarso Danuri. “Saya bertanya ke Gubernur BI kenapa terjadi? Karena pemiliknya yang mengambil bank. Saya bilang kenapa tidak tangkap, katanya tidak ada dasar hukum. Saya menelefon Kapolri untuk menangkap Robert Tantular, 2 jam ditangkap,” pungkasnya.

Baca juga:  PB HMI: Revisi UU KPK Antara ada dan Tiada
SHARE

Kirim Komentar