Fungsionaris PB HMI Mendesak Ketua Umum Mundur

95

PIJAKAN. COM – Sekertaris jenderal (Sekjen) di dampingi oleh Sembilan ketua bidang dan wasekjend Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menyatakan mosi tidak percaya kepada Muhammad Arief Rosyid Hasan. mendesak agar segera mengundurkan diri dari jabatan ketua umum PB HMI periode 2013-2015, Jalan Diponegoro, N0 16 A, Menteng, Jakarta Pusat. Sabtu (3/5)

“Ketua umum diduga telah melanggar konstitusi dan dinyatakan tidak cakap lagi memimpin kepengurusan PB HMI”. tegas Mulyadi P Tamsir

Ada enam poin pelanggaran konstitusi, yang dilakukan oleh Ketum PB HMI yaitu: proses pelantikan telah melewati batas waktu dan tidak di hadiri dua mide formateur yang dibuktikan Surat Keputusan (SK) tidak di tanda tangani kedua mide formateur tersebut.

Mulyadi menyatakan bahwa pengesahan cabang tidak sesuai mekanisme konstitusi, banyak manipulasi hasil-hasil kongres XVIII, kegiatan organisasi juga tidak terencana dan tidak substansial dan hanya mementinagnkan kepentingan pribadi semata.

Baca juga:  Husni Kamil : Hasil Pileg Ditetapkan Besok

“Dalam penyusunan struktur kepengurusan hasil resuffle tidak sesuai dengan konstitusi, Pokok-pokok hasil kongres, dan amanah pleno 1 yang telah disepakati bersama,  Pengambilan keputusan juga tanpa melalui mekanisme organisasi rapat harian, serta pelaksanaan kegiatan tanpa sepengatuan pengurus besar seperti sosialisasi OJK, perpindahan sekretariat, dan lainnya,” jelas Mulyadi

bukan hanya pembacaan mosi tidak percaya, tapi sudah semena-mena dalam menjalankan roda organisasi, dengan itu  empat dari tujuh pimpinan sidang kongres HMI juga membenarkan adanya pemalsuan hasil kongres HMI, dengan dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditanda tangani di atas materai.

SHARE

Kirim Komentar