Elektabilitas Prabowo-Hatta Terangkat Debat Capres

96

PIJAKAN. COM. – Panggung debat calon presiden dan wakil presiden yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum disebut cukup efektif mendongkrak elektabilitas kandidat. Roy Morgan Research menyimpulkan karena sukses menjalani sesi debat, tingkat keterpilihan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meningkat.

Terakhir dari hasil survei Morgan Research yang dipublikasikan hari ini Senin (30/6/2014), pasangan capres dan cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla memiliki elektabilitas sebesar 52 persen. Sementara pesaingnya Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mempunyai tingkat keterpilihan 48 persen.

Direktur Wilayah Asia Morgan Research Debnath Guharoy melalui keterangan tertulisnya mengatakan, Kubu Prabowo-Hatta telah bekerja keras mengecilkan margin, mengejar elektabilitas Jokowi-JK. Duet yang diusung koalisi Merah Putih itu juga berhasil ‘memikat’ calon pemilih saat tampil di acara debat capres dan cawapres. Penampilan Prabowo-Hatta di acara debat cukup mempengaruhi calon pemilih. Pasalnya saat ini sembilan dari sepuluh calon pemilih memiliki mobile phone. Bahkan satu dari tiga mempunyai telepon pintar.

Baca juga:  Akbar Tandjung : Golkar Bulat ke Prabowo-Hatta

Melalui percapakan di telpon pintar itulah terjadi pertukaran pendapat mengenai pilihan politik. “Terjadi percakapan antar telepon dari calon pemilih yang saling tukar menukar pendapat yang pada akhirnya mempengaruhi opini publik,” kata Guharoy melalui keterangan tertulisnya yang dikutip detikcom, Senin (30/6/2014). Survei Morgan dilakukan selama bulan Juni dengan melakukan wawancara tatap muka terhadap 3117 responden calon pemilih di 34 provinsi di Indonesia.

Sample diambil secara seimbang mewakili pemilih secara geografis maupun demografis. Hasil survei juga menunjukkan masih ada 9 persen calon pemilih yang belum menentukan pilihannya.

SHARE

Kirim Komentar