Akbar Tandjung : Ical Tak Otomatis Jadi Cawapres Prabowo

111

PIJAKAN. COM.–  Akbar Tandjung menegaskan sampai saat ini Ketum Golkar Aburizal Bakrie masih berstatus sebagai capres Golkar. Jika Ical ingin mengubah target jadi cawapres, tentu saja tak semudah membalik telapak tangan.

“Saudara Aburizal Bakrie kan ditetapkan jadi capres Golkar melalui Rapimnas. Diawali Rapimnas tahun 2011 diformalkan di-declare pada Rapimnas 2012. Setelah Rapimnas 2012 Aburizal itu melakukan keliling ke seluruh wilayah tanah air lebih kepada calon presiden walaupun dia pada saat yang sama juga Ketua Umum Golkar,” kata Akbar.

Dalam berbagai kesempatan, menurut Akbar, Ical juga memperkenalkan diri sebagai capres. Bukan membuka peluang hanya menjadi cawapres seperti perkembangan penjajakan koalisi Golkar-Gerindra.

“Kami dari Dewan Pertimbangan melihat saudara Aburizal Bakrie itu calon presiden dari partai Golkar. Bahkan rapat Wantim terakhir kami terus memberikan dukungan kepada saudara Aburizal Bakrie sebagai capres sekaligus meminta dia melakukan penjajakan dengan partai lain untuk diajak berkoalisi. Sampai hari ini kami belum pernah diminta saran dan pertimbangan DPP,” kata Akbar.

Baca juga:  Ical Dan Manuver Internal Golkar

semua ada aturan mainnya. Karena pengambilan keputusan penting di Golkar melalui mekanisme Rapimnas. Jika Ical kemudian memutuskan menjadi cawapres Prabowo, menurut Akbar,
“Saudara Aburizal ditetapkan sebagai capres melalui Rapimnas, kalau ada perubahan terhadap perubahan posisi Aburizal Bakrie ya seharusnya dibahas dalam Rapimnas,” terang Akbar.

“Rapimnas itu ya seluruh pengurus dan organisasi-organisasi. Tentu perlu didengar pendapatnya. Partai Golkar ada aturan-aturan organisasi dan semuanya dalam kaitan kepentingan organisasi bukan kepentingan orang-perorang. Karena itu kalau ada rencana melakukan perubahan, Aburizal sebagai capres sebaiknya disampaikan dan dibahas di Rapimnas,” ingat Akba

SHARE

Kirim Komentar